5 Hal yang Harus Dimiliki HRD

Posted by | September 30, 2015 | Zona HRD

Menjadi HRD bukanlah sekadar profesi biasa. Karena yang menjadi tugas dan tanggung-jawab Anda bersinggungan dengan orang lain juga. Istilahnya pekerjaan Anda mengurusi pekerjaan para karyawan di kantor. Oleh karena itu menjadi HRD seyogianya harus memiliki beberapa kemampuan plus untuk deal dengan situasi demikian.

1. Objektif

Menjadi objektif itu penting di dalam pekerjaan. Namun objektif yang dimaksud di sini bukan sekadar objektif biasa. Seorang HRD harus lebih objektif lagi ketimbang karyawan biasa. Karena yang dilihat di sini bukanlah kepentingan perorangan tetapi perusahaan. Bukan juga perasaan suka tidak suka secara personal melainkan hasil pekerjaan yang nyata.

2. Emosi Stabil

Seorang HRD juga harus memiliki emosi yang stabil. Bagaimana dia bisa menangani problem karyawan yang bisa jadi timbul bila emosinya cepat naik? Sikap tenang dan kemampuan membaca situasi pun menempatkan diri di dalam setiap persoalan penting untuk dimiliki seorang HRD.

3. Membaca Watak

Sama halnya dengan kemampuan membaca watak. Karena bukan tak mungkin seorang HRD harus segera menentukan sikap akan seorang karyawan di satu pertemuan saja. Oleh sebab itu seorang HRD harus bisa menentukan sikap di waktu-waktu genting sekalipun.

4. Perekrutan yang Tidak Biasa

Sejatinya seorang HRD harus memiliki pengetahuan luas, jaringan dimana saja dan kapan saja dan mengikuti perkembangan zaman dan tahu apa-apa saja yang sedang in di dunia karier sekarang-sekarang ini.

Jangan hanya mengandalkan cara-cara yang biasa saja misalnya iklan untuk proses perekrutan karyawan, tetapi mulailah mengejar “ikan” bukan hanya “mengumpan” saja. Memiliki relasi yang bagus, bergabung dengan komunitas-komunitas HRD, aktif mengikuti seminar yang ada akan membuat Anda lebih jeli melihat peluang-peluang yang tidak biasa.

5. Berani Mengambil Keputusan

Seorang HRD harus berani mengambil keputusan untuk kepentingan perusahaan. Tidak hanya sekadar mengambil keputusan saja tetapi juga hal-hal lain yang berkaitan dengan perusahaan. Misalnya menghadapi karyawan bermasalah, pimpinan departemen yang menyeleweng dengan aturan yang ada, serta revisi aturan demi kebaikan bersama.

1479 total views, 2 today

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.